(Persembahan Untuk Para Sahabat)
Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti, petunjuk jalan ketika engkau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka, memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...Ikhwan and akhwat...moga hati kita dipertautkan karena-Nya
Terimakasih Telah Menjadi Sahabat Dalam Hidup kami

rss

Senin, 28 April 2008

AL QALAM

[68.1] Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,

[68.2] berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.

[68.3] Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.

[68.4] Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

[68.5] Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,

[68.6] siapa di antara kamu yang gila.

[68.7] Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

[68.8] Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

[68.9] Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).

[68.10] Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,

[68.11] yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,

[68.12] yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,

[68.13] yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya, [68.14] karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.

[68.15] Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala."

[68.16] Kelak akan kami beri tanda dia di belalai-(nya).

[68.17] Sesungguhnya Kami telah menguji mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil) nya di pagi hari,

[68.18] dan mereka tidak mengucapkan: "Insyaa Allah",

[68.19] lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur,

[68.20] maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,

[68.21] lalu mereka panggil memanggil di pagi hari:

[68.22] "Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya".

[68.23] Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikan.

[68.24] "Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun masuk ke dalam kebunmu".

[68.25] Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).

[68.26] Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan),

[68.27] bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)"

[68.28] Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?"

[68.29] Mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lalim".

[68.30] Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela.

[68.31] Mereka berkata: "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas".

[68.32] Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.

[68.33] Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.

[68.34] Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

[68.35] Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

[68.36] Mengapa kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?

[68.37] Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?,

[68.38] bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

[68.39] Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?

[68.40] Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?"

[68.41] Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.

[68.42] Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa,

[68.43] (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.

[68.44] Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Qur'an). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui,

[68.45] dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.

[68.46] Ataukah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan utang.

[68.47] Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang gaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)?

[68.48] Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang (Yunus) yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).

[68.49] Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nimat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

[68.50] Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.

[68.51] Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Qur'an dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila".

[68.52] Dan Al Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.


0 komentar:

 
Terimakasih Atas kunjungan Anda, Semoga Semuanya Dapat Memberikan Manfaat Bagi Kita Semua