KABUPATEN REMBANG - Dalam pekan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang/Perindakop akan memfasilitasi operasi pasar (OP) minyak goreng bersubsidi di 14 kecamatan. OP akan digelar dalam dua tahap. Tahap I akan dijual sebanyak 160.000 liter dan sisanya 540.000 liter akan laksanakan pada OP tahap II.
Kasubdin Perdagangan Disperindakop Rembang, Arifin Murokan kepada wartawan, kemarin, mengatakan, dalam OP minyak goreng ini setiap keluarga akan mendapat subsidi dari pemerintah Rp 2.500/liter. Dan setiap keluarga hanya mendapat jatah dua liter.
"Dalam OP minyak goreng, pemkab hanya menjadi fasilitator. Agar tidak terjadi keributan di masyarakat. Sedang pelaksana OP adalah pengusaha lokal," ujar Arifin Murokan seraya menambahkan, setelah pengusaha selesai menjual minyak goreng sebanyak 160.000, pengusaha itu kemudian mencairkan dana talangan ke pemerintah provinsi.
Keluarga tak mampu
Dia menjelaskan, harga OP minyak goreng mengacu pada harga terakhir pasar. Misalnya harga pasar Rp 7.000, maka keluarga itu hanya membayar minyak goreng OP sebesar Rp 4.500/liter. "Sasaran OP minyak goreng diprioritaskan pada keluarga tidak mampu. Diharapkan dengan OP ini keluarga tidak mampu mendapat kemudahan mendapat minyak goreng yang harganya cukup murah. Menyangkut fomulasi OP minyak goreng, Senin pagi tadi sedang dirapatkan oleh sebuah tim di Kantor Dispirandakop.
"Kami mengimbau dan mengharapkan masyarakat tidak mampu yang menjadi sasaran OP minyak goreng tertib saat membeli minyak di wilayahnya masing-masing. Kami tidak ingin kejadian di luar daerah terjadi di Rembang. Tidak tertib dan tidak disiplin. Selain itu kami mengimbau juga kepada warga tidak mampu atasi pedagang agar tidak memanfaatkan OP untuk mencari keutungan dengan cara ikut-ikutan membeli minyak goreng OP," ujarnya. K.14-ip
Browse » Home »
Kabupaten Rembang
» OP minyak goreng, Rembang dapat jatah 700.000 liter
Selasa, 15 April 2008
OP minyak goreng, Rembang dapat jatah 700.000 liter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar