(Persembahan Untuk Para Sahabat)
Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti, petunjuk jalan ketika engkau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka, memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...Ikhwan and akhwat...moga hati kita dipertautkan karena-Nya
Terimakasih Telah Menjadi Sahabat Dalam Hidup kami

rss

Selasa, 15 April 2008

Putusnya Jalan Rembang-Blora, Tarif Angkutan Naik

REMBANG - BLORA - Jalan di Dukuh Cakaran, Desa Ngampel, Kecamatan Blora yang ambles membuat penumpang mikrobus tujuan Rembang atau Blora mengeluarkan ongkos lebih tinggi daripada biasanya. Bahkan, penumpang yang membawa barang banyak dapat mengeluarkan ongkos dua kali lipat.
Suyani (26), warga Cepu, mengutarakan, biasanya hanya mengeluarkan Rp 7.000 saat hendak ke Rembang dari Blora. Namun karena kerusakan jalan itu, dia mengaku harus keluar ongkos Rp 9.000. ”Karena jalan terputus dan tidak bisa dilewati bus, penumpang dari Blora dihentikan dan harus oper kendaraan di Dukuh Cakaran. Dari Blora ke Dukuh Cakaran tadi saya ditarik ongkos Rp 4.000. Lalu dari Cakaran ke Rembang, saya ditarik Rp 5.000,” ungkap dia.

Sugiono (37), pedagang roti asal Ngadirjo, Plotot, Blora menuturkan, kemarin harus mengeluarkan ongkos Rp 40.000 untuk bisa sampai ke Rembang.
Perinciannya, Rp 20.000 untuk ongkos dari Blora hingga Dukuh Cakaran. ”Dari dukuh Cakaran hingga Rembang dengan membawa 50 keranjang roti saya kembali harus membayar Rp 20.000. Padahal, hari biasanya, dari Blora ke Rembang paling banter saya keluar Rp 25.000 saja,” paparnya.
Mengurangi Keuntungan
Dia mengungkapkan, dengan kenaikan ongkos itu sangat mengurangi keuntungannya sebagai penjual roti. ”Bagi pedagang kecil seperti saya, selisih ongkos Rp 15.000 ini sangat mengurangi keuntungan. Tapi bagaimana lagi? Terpaksa harus tetap saya tempuh seperti ini. Daripada tidak jualan,” ucap dia.

Kasmani (42), sopir mikrobus, menandaskan, terpaksa menaikkan ongkos Rp 1.000-Rp 2.000. Pasalnya, penumpang menjadi sangat turun karena kerusakan jalan di Dukuh Cakaran tersebut. Selain itu, dia juga menyebutkan, trip mikrobus juga berkurang. ”Biasanya dalam satu hari bisa pulang pergi Blora Rembang dalam tiga trip. Karena kerusakan jalan ini, kami hanya bisa narik dalam dua. Bahkan saat kali pertama rusak, kami hanya bisa narik satu trip,” katanya. Kenaikan ongkos itu untuk membantu awak angkutan untuk membeli solar. (H19-69)

0 komentar:

 
Terimakasih Atas kunjungan Anda, Semoga Semuanya Dapat Memberikan Manfaat Bagi Kita Semua