(Persembahan Untuk Para Sahabat)
Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti, petunjuk jalan ketika engkau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka, memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...Ikhwan and akhwat...moga hati kita dipertautkan karena-Nya
Terimakasih Telah Menjadi Sahabat Dalam Hidup kami

rss

Kamis, 17 April 2008

Lagi, Atap SD Rusak Parah, Sekolah Kehilangan Banyak Murid

KABUPATEN PATI - Hampir separo murid yang mendaftar di SDN Keboromo 02, Kecamatan Tayu, Pati, belakangan ini berkurang. Pasalnya, kerusakan bangunan SD tersebut semakin lama makin parah. Pada penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2007 lalu, siswa yang mendaftar hanya 17 orang. Padahal, tahun sebelumnya 28 siswa.

Seperti SDN Doropayung 01, Kecamatan Juwana, kerusakan parah yang dialami sekolah tersebut adalah bagian atapnya. Kondisi kayu penopang atap sebagian besar sudah lapuk.

Dimakan Usia

Kepala SDN Keboromo 02 Hanalatu Maerissa SPd, kemarin mengutarakan, bangunan yang yang rusak parah karena dimakan usia adalah ruang kelas tiga dan ruang kantor guru. Bagian tengah atap ruangan itu melengkung karena belandarnya lapuk. "Kamiterpaksa tidak pakai kelas III) karena takut kalau roboh dan menimpa anak-anak," ujar kasek asli Maluku itu.

Agar kegiatan belajar mengajar (KBM) kelas III tetap berjalan, untuk sementara ini pihaknya bergantian dengan kelas I. Dengan demikian anak kelas III baru bisa belajar setelah pukul 10.00 atau seusai kelas I pulang.

"Kami tidak ada pilihan lain daripada kena risiko. Minggu (13/4) lalu saja, sebagian genteng ruang kantor jatuh tanpa ada hujan atau angin," jelasnya saat menerima rombongan Komisi D DPRD yang melakukan sidak.

Lebih lanjut dia mengemukakan, sejauh ini memang kerap dikomplain orang tua murid untuk segera memperbaiki bangunan. "Kalau mereka dimintai iuran banyak yang keberatan. Jadi kami hanya bisa melakukan penambalan dan perbaikan seadanya, yang penting tidak roboh," tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D Achmad Lutfinnur SPt mengatakan, tahun ini sekolah tersebut diupayakan masuk dalam daftar penerima bantuan. Namun, pihaknya berharap perbaikan sementara harus dilakukan tanpa harus menunggu DAK (dana alokasi khusus) cair. (H49-54)

0 komentar:

 
Terimakasih Atas kunjungan Anda, Semoga Semuanya Dapat Memberikan Manfaat Bagi Kita Semua