(Persembahan Untuk Para Sahabat)
Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti, petunjuk jalan ketika engkau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka, memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...Ikhwan and akhwat...moga hati kita dipertautkan karena-Nya
Terimakasih Telah Menjadi Sahabat Dalam Hidup kami

rss

Rabu, 26 Maret 2008

Penutupan tempat karaoke NGARUS ditolak

PATI - Sekitar 75 orang pemuda yang mengaku mengandalkan pekerjaan di sejumlah tempat hiburan malam, Senin (24/3) kemarin datang ke Kantor Kabupaten Pati. Mereka menolak kebijakan penutupan tempat hiburan karaoke yang kemungkinan akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten (pemkab).

Puluhan pemuda yang menolak penutupan tempat karaoke itu akhirnya ditemui pejabat terkait di ruang pertemuan Kantor Sapol PP Pati. Selain ditemuai Kepala Satpol PP, Puji Priyono, juga hadir menemui pendemo, Kepala Kantor pelayanan terpadu (Kanyandu), Asmaun, dan Kasat Intelkam Polres Pati, AKP Jenda Pulung.

Dalam kesempatan itu, salah seorang perwakilan pemuda, Sus Apriyadi, membacakan pernyataan sikap. Intinya, "Kami meminta agar pemerintah kabupaten tidak menutup delapan tempat karaoke yang ada di pertokoan Puri," ujarnya.

Dikatakan, Sus, keberadaa tempat hiburan malam tersebut telah memberikan pekerjaan kepada para pemuda di sekitar lokasi. Salah satunya, tambah warga Ngarus tersebut, sebagai penjaga keamanan, tukang parkir, dan pemandu karaoke.

Disampaikan pula, penutupan tempat hiburan itu dikhawatirkan akan menghilangkan pekerjaan puluhan orang yang selama ini menggantungkan pekerjaan di delapan tempat karaoke tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Satpol PP, Puji Priyono, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih mengkaji keberadaan tempat karaoke tadi, baik dengan pertimbangan ketentuan yang berlaku atau kondisi yang ada saat ini.

"Untuk memutuskan kebijakan soal penutupan tempat karaoke, pemerintah perlu melakukan beberapa pertemuan lagi. Nanti akan diundang berbagai kelompok, termasuk para pemilik toko yang ada di sekitar pertokoan Puri," terangnya.

Disesalkan
Sementara itu Kasat Intelkam Polres Pati, AKP Jenda Pulung mengatakan, pihaknya sebenarnya menyesalkan aksi yang dilakukan puluhan pemuda tadi karena tidak ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian sebelumnya.

"Kami harapkan lain kali jika akan melakukan aksi penyampaian aspirasi di tempat publik terlebih dulu ada pemberitahuan ke kepolisian. Dengan demikian petugas bisa mel-akukan pengamanan. Meski demikian, saat ini kami bersedia hadir di tempat ini karena kami berharap semua pihak bisa saling menghargai," ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya juga berharap pemuda yang menolak penutupan tempat karaoke juga memperhatikan kepentingan warga lainnya. "Kita juga harus melihat kepentingan orang lain, apakah keberadaan tempat karaoke di sekitar Puri dan Ngarus telah mengganggu warga lain atau tidak," imbuhnya. Juk/ar

0 komentar:

 
Terimakasih Atas kunjungan Anda, Semoga Semuanya Dapat Memberikan Manfaat Bagi Kita Semua